cinta Rasul,..jom selawat!

cinta Rasul,..jom selawat!

salam

Friday, September 2, 2011

Menanam Pohon Kebaikan..




Pada suatu hari, seorang pakcik tua yang bijaksana berjalan melalui hutan bersama seorang anak muda yang terkenal kerana tidak bertanggungjawab dan kepala batu. Setelah melakukan perjalanan sekian lama, pakcik tua itu menghentikan langkahnya, lalu menunjuk sebuah pohon yang masih kecil.
“Cabutlah pohon itu,” kata pakcik tua.
Pemuda itu segera membongkok, dan hanya dengan dua jari saja ia dengan mudah dapat mencabut pohon itu. Setelah berjalan lebih jauh lagi, orang tua itu berhenti di depan sebuah pohon yang agak besar.
“Cuba cabut pohon ini,” kata pakcik tua. Sekali lagi pemuda itu menuruti perintahnya, namun kali ini dia menggunakan kedua tangannya dan dengan sekuat tenaga mencabut akar pohon itu.
Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan kembali dan akhirnya mereka berhenti di depan sebuah pohon yang sangat besar.

“Sekarang, cabut pohon ini!” perintah pakcik tua itu.
“Wah, itu tidak mungkin!” protes pemuda itu.
“Aku tidak mungkin dapat mencabut pohon sebesar ini. Untuk memindahkannya memerlukan sebuah jentolak” kata anak muda itu.
“Kamu benar ” jawab pakcik tua itu seraya tersenyum.
Kesimpulan dari kisah ini adalah “tabiat” kita, sama ada tabiat baik mahupun tabiat buruk, sama seperti pohon-pohon itu: tabiat yang belum berakar dalam, seperti pohon yang masih kecil, dapat dicabut dengan sangat mudah. Tabiat yang akarnya mulai mendalam, seperti pohon yang sudah sederhana besar, untuk mencabutnya diperlukan usaha dan tenaga yang sangat kuat. Tabiat yang sudah berakar kuat, seperti pohon besar yang menjulang tinggi kukuh.

Bahkan orang itu sendiri tak lagi mampu untuk mencabutnya. Maka dari itu, jagalah diri kita agar tabiat yang sedang kita tanamkan adalah tabiat-tabiat yang baik. Cuba ambil waktu untuk selidiki hati kita.
Adakah tabiat buruk yang masih sangat kecil tertanam di hati kita? Atau mungkin ‘pohon buruk’ yang sudah agak besar? Dan yang lebih penting, adakah ‘pohon besar’ yang tertanam begitu lama? Jika ada, segera carilah penyelesaian masalah atas tabiat buruk itu
Tanya orang lain yang boleh dipercayai dan mampu untuk membantu menyelesaikan masalah itu. Berdoa dan memohonlah kepada Allah agar dapat di berikan kemudahan dan petunjuk. Cubalah untuk mengubah sedikit demi sedikit perilaku yang buruk menjadi lebih baik. Walau mungkin sesekali kita akan gagal, terus cuba dan ulangi lagi. Dengan sikap yang ingin berubah yang kental
Insya Allah.. kita akan lebih mudah untuk membuang ‘akar buruk’ tersebut. Marilah sama-sama kita mencuba untuk menjadi hamba-hamba yang lebih baik lagi. Jika keburukan kita tak nampak dimata manusia, tetapi janganlah sampai kita lupa, ada Yang Maha Melihat atas apa-apa yang telah kita kerjakan, iaitu Allah SWT.
Janganlah nanti kita menyesal, kerana setiap perbuatan pasti akan ada balasannya. Baik dan buruk.  Ada syurga dan neraka yang telah menanti. Dan di mana tempat kita nanti? Itu dapat di pengaruhi oleh ‘pohon’ yang kita tanam didalam hati. Pohon yang ‘baik’ atau pohon yang ‘buruk’.
Semua itu adalah pilihan kita sendiri.
“Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka jahanam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruknya tempat bagi orang yang sombong.” (Qs. Al-Mu’ min : 76)
“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang sholeh, sesungguhnya akan kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam syurga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal didalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal, (iaitu) yang bersabar dan bertawakal kepada rabbinya.” (Qs. Al-Ankabut : 58-59)
SUMBER RUJUKAN: http://akuislam.com

Saturday, August 27, 2011

Ramadhan ...saat-saat peluangku yang terakhirku bersamamu....

Salam akhir2 ramadhan sahabat-sahabatku..Assalamualaikum.Alhamdulillah,selawat dan salam ke atas junjungan Nabi Muhammad S.A.W.,ahli keluarga Baginda,para sahabat handai Baginda..


                                                      -  muhasabah ramadhan   ~ 
Aku lihat Ramadan dari kejauhan.. lalu ku sapa ia, " Hendak kemana?"
Dengan lembut ia berkata, "Maaf, aku harus pergi, mungkin lama. Tolong sampaikan pesanku untuk
orang yang bernama Mukmin. Ajaklah Sabar untuk menemani hari-hari dukanya, peluklah Istiqamah
saat dia kelelahan dalam perjalanan Taqwa. Itupun Syawal..ia sudah tiba.". Ku lihat Ramadan pergi.
jauh...'





Andai ini ramadhanku yang terakhir?

Ya Allah,dapatku rasakan hikmah ramadhan kali ini,

Pelbagai bentuk ujian dan hikmah yang Kau tunjukkan padaku dibulan mulia ini,

Aku dapat rasakan Kau sedang mentarbiyahkan diri yang lemah ini

Berusaha untuk bermujahadah mendekati kasih dan cinta Mu ya Allah,

Ya Allah,aku lemah dalam menahan panah-panah cubaan di bulan ini

dalam berusaha untuk mencapai redha Mu dan menggapai  Taqwa

dalam bulan Tarbiyah ini ya Allah,

Namun,aku kuatkan semangat ini ya Allah,

Ya Allah,tunjukkanku jalan-jalan Taqwa untuk mendekati Mu,

Bawalah hati ini untuk terus berada dalam genggaman jalan-jalan Taqwa,

Kuatkan hati-hati kami ini selepas ini ya Allah,


Thabat hati ini berada dalam naungan rahmat kebaikan di jalan Mu,


Ampunilah kami ya Allah,dosa-dosa kami yang lalu,


perbaharuilah hati-hati selepas ini agar terus mencari hikmah disebalik kasih dan cinta Mu....

thabat-tetap dan pendirian kukuh
tarbiyah-didikan

salam akhir2 ramadhan -humaira-

Sunday, June 19, 2011

Ya Allah berilah hamba-Mu kekuatan



Ketahuilah olehmu...

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia..

Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha..


Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih.

Allah SWT sudah menghitung air matamu..


Ketika kau fikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berjalan begitu saja.

Allah SWT sedang menunggu bersamamu..



Ketika kau berfikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi..

Allah SWT sudah punya jawabannya..


Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan.

Allah SWT dapat menenangkanmu..


Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelpon.

Allah SWT selalu berada disampingmu..


Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yang tak kunjung datang..

Allah SWT mempunyai Cinta dan Kasih yang lebih besar dari segalanya
dan Dia telah menciptakan seseorang yang akan menjadi pasangan hidupmu
kelak..



Ketika kau merasa bahwa kau mencintai seseorang, namun kau tahu cintamu tak terbalas.

Allah SWT tahu apa yang ada di depanmu dan Dia sedang mempersiapkan segala yang terbaik untukmu..


Ketika kau merasa telah dikhianati dan dikecewakan.

Allah SWT dapat menyembuhkan lukamu dan membuatmu tersenyum..


Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan Allah SWT sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur.

Allah SWT telah memberkahimu..


Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban.

Allah SWT telah tersenyum padamu..


Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi.

Allah SWT sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu..


Ingat dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap.

Allah SWT Maha Mengetahui.




 
mujahidahpemburusyahid.blogspot.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...